Honor Killing Ditinjau Dari Perspektif Feminisme Multikulturalisme (Kasus Maryam H. di Jerman)

Authors

  • Yunita Fajarani
  • Ambarwati

Keywords:

Honor Killing, Feminisme Multikultural, Opresi, Kesetaraan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena honor killing yang menimpa Maryam H, seorang imigran Afganisthan di Jerman. Maryam dibunuh karena dianggap melanggar norma-norma dan aturan-aturan tentang bagaimana seorang perempuan (dari Afganistan) seharusnya berperilaku. Maryam mencari suakan ke Jerman dengan harapan untuk hidup bebas dari opresi pemerintahan Taliban dan juga dari kultur yang mengekang kebebasannya. Namun di Jerman dia dibunuh oleh saudara-saudara kandungnya, yang merasa kehormatan keluarganya dinodai karena perilaku Maryam.

Perjuangan untuk kesetaraan perempuan yang telah digagas sejak abad 18 setelah Revolusi Perancis di beberapa negara telah menghasilkan kemajuan yang signifikan. Namun di negara-negara berkembang seperti di Afganistan kondisinya masih memprihatinkan. Feminisme bukan hanya memperjuangkan kesetaraan perempuan dan laki-laki, namun juga menghadapi hambatan-hambatan kultural, etnis dan juga agama. Fenomena honor killing yang menimpa Maryam H hanya salah satu fenomena yang mewakili ribuan kasus serupa, yang kebanyakan menimpa perempuan negara Dunia Ketiga.

Published

2025-12-19